penantian ini sungguh sia-sia
betapa lelahnya hati ini tuk menantimu
rasa sedih dan sepi menyelinap hati ini
namun kau tak pernah peduli
haruskah ku bunuh rasa ini
haruskah ku bunuh hal yang menyiksa ini
kau selalu tak peduli
seolah aku hanyalah tunggul
haruskah aku membenci cinta
haruskah ku membenci rasa kasih sayang
karena kekecewaan ini sungguh dalam
kau lebih memilih dia
Tuhan . . .
apakah aku salah mencintai ?
apakah aku tak pantas untuk dicintai ?
bila aku pantas mencintai dan dicintai
kenapa aku selalu disakiti ?
hanya satu do’a untukmu
semoga kau kan hidup dengan penuh penyesalan
karena rasaku ini sudah mati kepadamu
semoga kau kan selalu menyesal
sampai kapanpun. . .
Ditulis Oleh : Unknown
Sobat sedang membaca artikel tentang Puisi - Penantian Sia-sia. Oleh Admin, Sobat diperbolehkan mengcopy paste atau menyebar-luaskan artikel ini, namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya






0 komentar:
Posting Komentar
Cara Berkomentar Untuk Yang Tidak Memiliki Blog :
1. Klik select profile ~> Pilih Name / URL
2. Isi Nama Kamu dan Kosongkan URL atau Isi Dengan Alamat facebook atau twitter kamu
3. Klik Lanjutkan
4. Ketik Komentar Kamu dan Publish
Form Komentar ini Dengan Moderasi dan Verifikasi.
Jadi Anda Tidak Di Perbolehkan SPAMMER